Buku Kedokteran Keperawatan Gerontik





Lingkup asuhan dalam buku kedokteran ini adalah pencegahan ketidakmampuan sebagai akibat proses penuaan, perawatan untuk pemenuhan kebutuhan lansia dan pemulihan untuk mengatasi keterbatasan lansia. Buku kedokteran ini adalah buku ajar yang ditujukan untuk mahasiswa sebagai buku panduan praktikum. Buku kedokteran Keperawatan Gerontik ini diharapkan membantu mahasiswa dalam mempelajari keperawatan gerontik dalam proses pembelajaran.
Keperawatan gerontik adalah suatu bentuk pelayanan keperawatan yang profesional dengan menggunakan ilmu dan kiat yang mencakup biopsikososial dan spiritual, di mana klien adalah orang yang berusia lebih dari 60 tahun, baik yang kondisinya sehat maupun sakit. Tujuan keperawatan ini adalah memenuhi kenyamanan lansia, mempertahankan fungsi tubuh serta membantu lansia menghadapi kematian dengan tenang dan damai melalui ilmu dan teknik gerontik. Cakupan ilmu dari buku kedokteran ini adalah tidak terpenuhinya kebutuhan dasar lansia sebagai akibat dari proses penuaan.
Sifat asuhan keperawatan gerontik adalah independen, interdependen, humanistik dan holistik. Peran dan fungsi perawat gerontik adalah sebagai pemberi asuhan keperawatan secara langsung, sebagai pendidik bagi lansia, keluarga dan masyarakat. Perawat juga dapat menjadi motivator dan inovator dalam memberikan advokasi pada klien serta sebagai konselor.
Saat kita berupaya untuk membantu supaya lansia tetap aktif yang perlu diingat adalah prinsip untuk membiarkan lansia melakukan sendiri apa yang mereka bisa lakukan. Biarkan lansia melakukan apa yang masih mereka bisa lakukan. Hal ini mungkin memakan banyak waktu namun hal ini akan mampu meningkatkan aspek kepercayaan diri lansia. Mengajarkan hal ini pada keluarga dan kerabat lansia dapat membantu meningkatkan kualitas hidup lansia.
Seorang perawat gerontik harus mampu mengatur aktifitas dan olahraga yang dilakukan oleh lansia, seperti dijelaskan dalam buku kedokteran ini. Ketika lansia berolahraga, mereka akan melatih seluruh sistem organ tubuh. Olahraga dapat meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru, sistem muskuloskeletal, pencernaan dan eliminasi. Olahraga juga depat memunculkan rasa kepuasan terhadap diri sendiri. Selain berolahraga, kita juga dapat mendorong lansia untuk menggunakan alat bantu berjalan untuk membantu mobilitasnya sehingga lansia akan tetap aktif.

Gerontologi dan Geriatri
Pada tahun 1995 WHO menggariskan bahwa fokus pembinaan bagi kelompok lansia adalah upaya promotif dan meminimalkan ketergantungan pada lansia. Gerontologi berasal dari bahasa Yunani geros (tua) dan logos (ilmu). Gerontologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang proses penuaan dan permasalahan yang dialami oleh lansia serta konsekuensi akibat proses menua terhadap untuk kehidupan lansia sendiri maupun kelompok masyarakat.
Geriatri berasal dari kata geros (tua) dan eatried (kesehatan). Geriatri merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang penyakit dan permasalahan yang terjadi pada lansia. Geriatri berfokus pada kondisi abnormal lansia dan treatmentnya.
Tujuan pelayanan geriatri adalah sebagai berikut:
1. Mempertahankan derajat kesehatan kesehatan setinggi-tingginya sehingga terhindar dari penyakit atau gangguan kesehatan.
2. Memelihara kondisi kesehatan dengan aktivitas fisik sesuai kemampuan dan aktivitas mental yang mendukung.
3. Melakukan diagnosis dini secara tepat dan memadai.
4. Melakukan pengobatan yang tepat.
5. Memelihara kemandirian secara maksimal.
6. Tetap memberikan bantuan moril dan perhatian sampai akhir hayatnya agar kematiannya berlangsung dengan tenang.

Prinsip-prinsip pelayanan geriatri adalah sebagai berikut :
1. Pendekatan yang menyeluruh (biopsikososiospiritual).
2. Berorientasi pada kebutuhan klien.
3. Diagnosis secara terpadu.
4. Koordinasi.
5. Melibatkan keluarga dalam pelaksanaannya.


Maryam dkk (2008) menyebutkan bahwa keperawatan gerontik adalah suatu bentuk pelayanan keperawatan yang profesional dengan menggunakan ilmu dan kiat keperawatan gerontik, mencakup biopsikososial dan spiritual, di mana klien adalah orang yang berusia lebih dari 60 tahun, baik yang kondisinya sehat maupun sakit.

Perawatan dasar memiliki tujuan pasien berupa:
1. Kelompok yang masih aktif, ialah mereka yang keadaan fisiknya masih mampu bergerak tanpa bantuan orang lain sehingga untuk kebutuhan sehari-hari dapat dilaksanakan sendiri. Meski demikian, perlu mendapat bimbingan dan pengawasan yang berkesinambungan serta bantuan untuk mencegah terjadinya faktor resiko tinggi dan agar tidak mempercepat ketergantungan kepada orang lain.
2. Para lansia yang keadaan fisiknya memerlukan banyak pertolongan orang lain, misalnya karena sakit atau lumpuh dinamakan kelompok pasif.
Tujuan keperawatan gerontik adalah memenuhi kenyamanan lansia, mempertahankan fungsi tubuh serta membantu lansia menghadapi kematian dengan tenang dan damai melalui ilmu dan teknik keperawatan gerontik.
Cakupan dari ilmu keperawatan gerontik adalah tidak terpenuhinya kebutuhan dasar lansia sebagai akibat dari proses penuaan. Sedangkan lingkup asuhan keperawatan gerontik adalah pencegahan ketidakmampuan sebagai akibat proses penuaan, perawatan untuk pemenuhan kebutuhan lansia dan pemulihan untuk mengatasi keterbatasan lansia.
Sifat asuhan keperawatan gerontik adalah independen, interdependen, humanistik dan holistik. Peran dan fungsi perawat gerontik adalah sebagai pemberi asuhan keperawatan secara langsung, sebagai pendidik bagi lansia, keluarga dan masyarakat. Perawat juga dapat menjadi motivator dan inovator dalam memberikan advokasi pada klien serta sebagai konselor.
Perawat gerontik memiliki tanggung jawab untuk membantu klien dalam memperoleh kesehatan yang optimal, memelihara kesehatan, menerima kondisinya, serta persiapan dalam menghadapi ajal. Bantuan, bimbingan, penyuluhan serta pengawasan yang diberikan oleh tenaga keperawatan (perawat, petugas panti terlatih) untuk memenuhi kebutuhan dasar lansia dinamakan perawatan dasar. Untuk Anda yang memiliki anggota keluarga yang telah memasuki usia lanjut, membaca buku kedokteran ini akan menjadi sangat bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Kedokteran Bedah Dasar Periodonsia

Buku Kedokteran Farmasi Klinik

Buku Kedokteran Administrasi Kesehatan Masyarakat